Menilai Perbuatan Orang Lain

Mushala Al-Madzkur, Sumberwinong, Banjardowo, Jombang.

Mushala Al-Madzkur, Sumberwinong, Banjardowo, Jombang.

Di beberapa kali pengajian, ketika ada yang bilang, si A salah, si B ga bener, karena telah begini dan begitu, sang guru berkomentar begini:

Kita ini ibaratnya sama-sama sebagai anak sekolah yang sedang mengerjakan soal-soal ujian. Sebagai sesama peserta ujian, ga perlu bagi kita ikut-ikutan menilai hasil garapan peserta ujian lain. Biar Allah Ta’ala saja yang memberikan penilaian.

Ada yang bertanya, kalau begitu letak dakwah di mana?

Lho, dakwah itu mengajak untuk berbuat baik dengan cara yang baik. Melarang orang berbuat buruk dengan cara yang baik pula. Bukan menilai-nilai perbuatan orang lain, apalagi menghakimi. Dengan cara begini, kita juga berusaha menyelamatkan hati kita, diri kita. Karena kecenderungan menilai orang lain itu biasanya membuat seseorang lupa untuk menilai dirinya sendiri. Ini berbahaya.

Demikianlah. Semoga tulisan pendek ini bermanfaat bagi kita bersama.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Bertakwa dan Berusaha

Foto usaha kolam ikan.

Foto usaha kolam ikan.

Orang yang bertakwa, bukan berarti memasrahkan segala persoalan yang dihadapinya kepada Allah Swt. tanpa ikhtiar. Orang yang bertakwa, semestinya juga giat berusaha, demi kepentingan dunia dan akhirat.

Mari kita renungkan firman Allah Swt. berikut:

“…Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri….” (QS. ar-Ra’d [13]: 11). Continue reading

Posted in Rezeki | Tagged , , | Komentar Dinonaktifkan pada Bertakwa dan Berusaha

Sudut Pandang & Kesehatan

Ustadz Akhmad Muhaimin Azzet

Mari hidup sehat dan bahagia.

Seseorang bebas untuk memilih sudut pandang lalu menilai bahwa air yang ada di sebuah gelas itu, “Alhamdulillaah, airnya masih separuh.” Atau, “Yaach, airnya cuma tinggal separuh.”

Ketika kedatangan tamu, “Rasanya senang didatangi tetangga, jadi lebih akrab.” Atau, “Mereka datang jadi repot semua.”

Saat kendaraan dipakai istri nyerempet pagar depan rumah, seorang suami bisa berkomentar, “Nggak papa, Sayang, yang penting kamu tidak kenapa-kenapa.” Atau, “Kamu belajar nyetir sudah lama, kan?! Masa gitu saja nyerempet.” Continue reading

Posted in Hikmah | Tagged , , | 1 Comment

Cara Mengatasi Cegukan yang Terbukti Manjur

Pernahkah sahabat mengalami cegukan? Bila cegukannya hanya sebentar, lalu sembuh dengan sendirinya seiring dengan berjalannya waktu, atau cegukan langsung sembuh setelah minum air hangat, tentu ini tidak masalah.

Namun, ada cegukan yang tak kunjung sembuh, meski berbagai cara sudah diupayakan. Bahkan, bisa dua sampai tiga hari. Tentu cegukan yang seperti ini akan sangat mengganggu dan tidak nyaman. Bahkan, rasanya capek cegukan.

Bila saya cegukan, cara ini terbukti sangat manjur. Tak perlu nunggu waktu nanti-nanti, setelah cara ini saya lakukan, langsung sembuh cegukan saya.

Caranya begini: Continue reading

Posted in Keluarga | Tagged , , | 6 Comments

Indahnya Hidup Bisa Dinikmati Bila Kita Sehat

Indahnya hidup sehat.

Indahnya hidup sehat.

Ada 2 kunci pentingnya.

Pertama, secara lahir: makan secukupnya. Tidak perlu sampai kenyang, apalagi kekenyangan. Maka, ambil nasi, sayur, atau lauk di piring secukupnya saja, tidak perlu sampai penuh, apalagi menggunung. Bila dalam sehari cukup 2 kali makan, misalnya, ya tidak perlu sampai 3 kali.

Kedua, secara batin: hendaknya menjauhi rasa marah, dengki, dendam. Bisa memaafkan kesalahan saudara/orang lain–meski ia belum/tidak minta maaf–itu menyehatkan. Intinya selalu berusaha berprasangka baik (husnudzan), baik kepada Allah maupun kepada sesama.

Dengan usaha sebagaimana tersebut, semoga kita dikaruniai sehat lahir dan batin. Aamiin…

Salam,
Akhmad Muhaimin Azzet

Posted in Keluarga | Tagged , | 3 Comments