Menilai Perbuatan Orang Lain

Mushala Al-Madzkur, Sumberwinong, Banjardowo, Jombang.

Mushala Al-Madzkur, Sumberwinong, Banjardowo, Jombang.

Di beberapa kali pengajian, ketika ada yang bilang, si A salah, si B ga bener, karena telah begini dan begitu, sang guru berkomentar begini:

Kita ini ibaratnya sama-sama sebagai anak sekolah yang sedang mengerjakan soal-soal ujian. Sebagai sesama peserta ujian, ga perlu bagi kita ikut-ikutan menilai hasil garapan peserta ujian lain. Biar Allah Ta’ala saja yang memberikan penilaian.

Ada yang bertanya, kalau begitu letak dakwah di mana?

Lho, dakwah itu mengajak untuk berbuat baik dengan cara yang baik. Melarang orang berbuat buruk dengan cara yang baik pula. Bukan menilai-nilai perbuatan orang lain, apalagi menghakimi. Dengan cara begini, kita juga berusaha menyelamatkan hati kita, diri kita. Karena kecenderungan menilai orang lain itu biasanya membuat seseorang lupa untuk menilai dirinya sendiri. Ini berbahaya.

Demikianlah. Semoga tulisan pendek ini bermanfaat bagi kita bersama.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *