Keharmonisan Keluarga dan Kecerdasan Anak

gembira bersama anak-anakKeadaan keluarga yang harmonis berbanding lurus dengan perkembangan kecerdasan anak. Apabila anak tumbuh dan berkembang dalam sebuah keluarga yang harmonis maka kecerdasannya pun dapat berkembang dengan baik pula. Sebaliknya, apabila anak tumbuh dan berkembang dalam keluarga yang tidak harmonis maka perkembangan kecerdasannya biasanya juga mengalami banyak masalah.

Keluarga yang harmonis tidak harus berasal dari keluarga yang kaya. Keluarga yang harmonis bukan tidak mungkin terwujud dari keluarga yang hidupnya sederhana. Namun, keluarga yang harmonis dibangun berdasarkan hubungan antar-anggota keluarga yang rukun, saling menyayangi, menghormati, dan membutuhkan. Itulah sendi-sendi utama dalam keluarga yang harus ada. Keluarga yang demikian bisa menjalin komunikasi antar-anggota keluarga dengan baik, hangat, dan akrab. Komunikasi yang baik adalah komunikasi yang seimbang atau tidak didominasi oleh satu pihak. Misalnya, ada saatnya anak mendengarkan apa disampaikan oleh orangtuanya dan ada saatnya orangtua mesti bisa mendengarkan apa yang disampaikan oleh sang anak.

Ya, dalam keluarga yang harmonis mesti ada komunikasi yang baik. Bukan diam-diaman. Saling bentak dan mendominasi memang tidak terjadi, akan tetapi bila antar-anggota keluarga tidak bisa terbuka ini juga bukan merupakan keluarga yang harmonis. Jika masih ada anggota keluarga yang tidak mau terbuka dengan lainnya berarti masih ada sesuatu yang menyumbat. Sangat perlu dicari penyebabnya dan diselesaikan masalahnya.

Sering kali kita mendengar orang berpendapat bahwa keluarga yang berkecukupan secara ekonomi dijamin lebih mudah dalam membangun keluarga yang harmonis. Pendapat yang seperti ini tidak selamanya mengandung kebenaran. Sebab, tidak sedikit pasangan suami dan istri yang kemesraannya menjadi renggang atau bahkan rusak justru setelah sang suami mendapatkan penghasilan yang jauh lebih besar daripada di awal-awal mereka membangun rumah tangga. Tidak sedikit pula anak-anak yang dibesarkan dalam keluarga kaya yang ternyata miskin kasih sayang dari orangtuanya karena sibuk dengan pekerjaannya.

Demikian pula dengan kemiskinan. Tidak sedikit orang-orang yang hidup dalam kemiskinan, sayang seribu sayang, hubungan yang dibangun antar-anggota keluarga pun seakan berantakan. Suami dan istri sering bertengkar masalah ekonomi keluarga yang tak kunjung membaik; sedangkan sang anak tidak bisa belajar dengan baik karena turut menanggung beban keluarga yang nyaris tidak bisa membuat suasana yang nyaman dalam kehidupan sehari-hari.

Sekali lagi, yang membuat keluarga harmonis bukanlah masalah keluarga kaya atau miskin, akan tetapi bagaimana keluarga itu dibangun dengan sepenuh tanggung jawab dan rasa kasih sayang. Sungguh, membangun keluarga agar berjalan dengan harmonis ini sangat penting sekali; di samping untuk kebahagiaan berumah tangga yang sudah merupakan tujuan utama dari setiap orang yang membangun mahligai pernikahan, juga sangat penting bagi perkembangan kecerdasan anak-anak.

Ketenangan dan Kegembiraan

Anak-anak yang dibesarkan dalam keluarga yang harmonis akan mempunyai ketenangan dan kegembiraan. Dua hal ini sangat penting perannya dalam menciptakan suasana agar proses belajar sang anak dapat berjalan dengan baik. Anak-anak yang hatinya merasa tenang karena di dalam keluarganya tidak ada masalah yang membuat hatinya risau akan jauh lebih mudah dalam berpikir dan memahami sesuatu. Demikian pula dengan anak-anak yang hatinya gembira karena orangtuanya tidak memberikan tekanan, seluruh anggota keluarga bisa menjadi sahabat yang menyenangkan, atau orangtuanya selalu memberikan motivasi, sudah barang tentu akan lebih bersemangat dalam belajar.

Anak-anak yang dibesarkan dalam keluarga yang harmonis akan lebih mudah dalam mengembangkan kecerdasannya karena mendapatkan asuhan dan bimbingan yang hangat dalam lingkungan keluarga yang kondusif untuk belajar. Asuhan dan bimbingan yang hangat dari keluarga merupakan hal yang wajib dilakukan agar kecerdasan anak-anak dapat berkembang dengan optimal. Asuhan dan bimbingan yang hangat ini juga membentuk pribadi anak-anak agar mempunyai kepercayaan diri dan mendorongnya untuk menjadi pribadi yang mandiri.

Di samping hal tersebut, anak-anak yang dibesarkan dalam keluarga yang harmonis akan lebih mudah untuk mengembangkan berbagai kecerdasannya, baik itu kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, maupun kecerdasan spiritual dengan lebih baik. Hal ini bisa terjadi karena masing-masing anggota dari keluarga yang harmonis, terutama dibimbing dan diberikan contoh oleh kedua orangtuanya, akan bisa saling memberikan dukungan dan bisa berbagi. Sungguh, dukungan yang penuh dari keluarga adalah modal yang sangat penting dalam proses perkembangan kecerdasan sang anak. Demikian pula dengan kemauan bisa berbagi dari masing-masing anggota keluarga, sungguh ini adalah modal yang penting agar anak-anak dapat mengembangkan kecerdasannya.

Salam Keluarga Bahagia,
Akhmad Muhaimin Azzet

This entry was posted in Pendidikan and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

44 Responses to Keharmonisan Keluarga dan Kecerdasan Anak

  1. niken says:

    Keharmonisan sebuah keluarga memang penting. Bukan berarti di dalamnya tidak pernah ada masalah dan konflik. Tapi bagaimana menyelesaikan semua itu dengan baik dan benar adalah wujud dari keharmonisan. Anak2 akan melihat dan merekam. Kemudian mencontoh.

    Semoga Allah selalu memberikan petunjuknya kepada kita…

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Benar sekali, Bu Niken, bukan berarti di dalamnya sepi dari masalah, tapi cara menyelesaikan masalah itulah yang penuh dengan landasan kehangatan. Makasih banyak ya, Bu. Semoga keluarga kita senantiasa nyaman bagi semua anggota keluarga šŸ™‚

  2. Benar sekali pak…keharmonisan keluarga ditentukan oleh semua anggota keluarga. Semua mempunyai hak dan kewajibannya masing-masing sesuai dg fitrahnya…Smoga kita semua dimudahkan Allah SWT dlm menggapai keluarga SAMARA..Trimaksih atas share-nya pak…

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Terima kasih banyak ya, Mas Anton Kholiluddin, atas tambahannya. Betapa masing-masing anggota keluarga butuh tumbuh dan berkembang dengan baik, termasuk anak-anak. Semoga doa kita terkabul ya, Mas. Aamiin…

  3. Yudhi Hendro says:

    Komunikasi antara anak dan orangtua, suami-istri juga berperan penting dalam membina sebuah keharmonisan keluarga.

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Benar sekali, Pak Yudhi Hendro, sungguh komunikasi yang baik ini penting sekali. Banyak masalah kadang semakin ruwet hanya gara-gara tiadanya komunikasi yang baik; suami-istri atau anak-orangtua.

  4. easy says:

    bener banget… anak yang dididik dalam keluarga yang harmonis insyaAllah tumbuh menjadi pribadi yang positif

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Tumbuh menjadi pribadi yang positif. Ya, inilah hal yang sangat penting. Semoga kita bisa ya. Makasih….

  5. Pakde Cholik says:

    Keluarga Orang kaya kadang malah seperti orang asing satu sama lain. Pagi2 sudah bubaran, malam datang langsung tiduran..sibuk kabeh yo mas.

    Semoga keluarga kita adem ayem, orang ketang mangan sego sambel dan bebek panggang

    Terima kasih artikelnya yang bermanfaat

    Salam hangat dari Surabaya

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Bila demikian, di rumah kayak di kos-kosan ya, Pakde, sibuk dengan urusan masing-masing. Meski, ada juga sih kos-kosan yang asyik satu sama lain kayak keluarga.

      Benar, Pakde, meski dalam keluarga yang sederhana. Makan hanya bisa pake sambel dan bebek panggang atau pecel iwak kali dengan sambel kemangi, babahno tah, yang penting rukun dan bahagia.

      Sama-sama, Pakde, makasih juga atas kunjungannya.

  6. Guru Muda says:

    keluarga hamonis juga karena adanya kesamaan visi dan misi dari suami istri,

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Setuju, Mas Guru Muda, inilah penting bagi suami-istri selalu membangun komunikasi yang baik. Makasih banyak ya….

  7. zaairulhaqzaairul haq says:

    semoga menjadi keluarga samara, sakinah mawadah wa rahmat. keluarga yang mampu mengopitmalkan kebersamaan untuk mendapatkan penerimaan Tuhan yang Maha Welas Asih. šŸ™‚

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Sungguh doa yang penting sekali itu, Mas. Matur nuwun sanget nggih. Allaahumma aamiin….

  8. paymuhgubug says:

    ini sepertinya perlu juga diterapkan di panti kami… harus perjuangan….

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Benar sekali. Hidup di panti perlu dibangun dengan harmonis agar semua merasakan bak dalam keluarga yang membahagiakan. Betul, harus diperjuangkan.

  9. Lidya says:

    konflik selalu ada ya pak baik dikeluarga kaya maupun miskin. tapi manusianya yang bisa mengatasinya

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Sepakat, Mbak Lidya. Konflik terjadi tidak memandang kaya atau miskin, tapi bagaimana masing-amsing pribadi dapat mengelola dengan baik dan mengatasinya.

  10. Mugniar says:

    KAlau keluarga bahagia, anak menjadi tenang dan ceria. Kalau tenang dan ceria tentu apa saja bisa diserap otaknya dengan baik ya mas Azzet (duh saya manggilnya kadang mas Azzet, kadang mas Akhmad ^__^)

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Yup. Oleh karena itu, semoga kita mampu membangun keluarga yang harmonis sehingga anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, termasuk dalam kecerdasannya. (Ohya, mengenai panggilan tidak masalah, Mbak, hehe… ^_^)

  11. Pakies says:

    berkumpulnya pribadi-pribadi dengan karakter berbeda dalam sebuah rumah, bisa membentuk interaksi yang baik dan bisa jadi justru memunculkan persoalan setiap harinya. Saya sepakat, bahwa keluarga harmonis bukan berarti mereka tidak pernah menemukan masalah, tapi mereka mampu mengolah masalah menjadi perbendaharaan untuk membangun keluarga yang harmonis.
    Lalu, dibutuhkan sebuah komunikasi yang indah yang terbangun dari sebuah keteladanan orang tua. Orang tua membimbuing dan menghargai anak dan anak menyambut dengan suka cita dengan rasa hormat
    Salam silaturahim dari Blitar nggih Pak

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Alhamdulillah…, apa yang disampaikan oleh Pak Ies tersebut sungguh saya sepakat dan merupakan masukan yang penting. Bagaimana menghadapi dan mengelola masalah itulah yang penting dalam sebuah keluarga. Makasih banyak ya, Pak.

      Salam silaturahim juga dari Jogja nggih, Pak Ies.

  12. @ayankmira says:

    sangat menginspirasi tulisannya, keluarga akan semakin kuat jika selalu ada cinta dan kasih di dalamnya. Salam kenal mas, terma kasih sudah berkunjung

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Terima kasih banyak ya, Mbak Mira, dan salam kenal juga. Ohya, benar sekali, betapa cinta dan kasih itu sangat penting dalam sebuah keluarga.

  13. Cool Games says:

    makanya sebagai muslim disaranin mencari istri yang bertakwa, nice post šŸ˜‰

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Dengan pasangan yang sama-sama bertakwa tentu akan bahagia ya, Sob.

  14. Orin says:

    Sepakat pak ustadz…kalo keluarga harmonis, anak2 jg jadi bergembira terus melihat orang tuanya saling menyayangi..

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Nah, itu dia, Mbak Orin, betapa bahagianya bila demikian.
      Ohya, sudah datang kembali neh ya, Mbak šŸ™‚

  15. DOLBYVIT says:

    keharmonisan dalam keluarga memang peniting tapi tak selamanya dalam hubungan keluarga itu akan selalu harmonis pasti ada masalah atau konflik yang terjadi, terus gimana caranya mecahin maslah itu tanpa di ketahuin sama anak” kita ?

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Yup. Benar sekali, Sob, masalah tak dapat dihindari, konflik pun terjadi karena dua jiwa yang berbeda menyatu dalam rumah tangga. Bila itu terjadi, tentu orangtua harus bisa menahan diri di depan anak-anak. Nanti, bila waktunya tepat, segera dapat dikomunikasikan dengan cara baik berdua saja.

  16. Setuju Pak,

    Kekayaan Materi bukanlah satu2nya yg bisa menjadikan Keluarga Harmonis šŸ™‚

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Terima kasih banyak ya, Rumah Al Banna.
      Semoga kita diberi kemudahan untuk membangun keluarga yang harmonis.

  17. Setuju banget Pak/Mas *bingung manggil* šŸ˜€

    Soalnya kalo keluarga ndak harmonis akan sering timbul respon otak negatif yg bisa memutuskan saraf-saraf “kepintaran” :/

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Makasih banyak ya, Mbak Dyah Hapsari.
      Ohya, nggak usah binggung manggil šŸ™‚
      Pak, monggo; Mas, juga boleh, hehe…

      Nah, itu dia, efeknya tidak baik ya keluarga yang tidak harmonis itu bagi kecerdasan anak.

  18. Penghuni 60 says:

    sangat setuju sekali..
    semoga aku bs mewujudkan keharmonisan itu dlm keluargaku..
    makasih atas share nya

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Terima kasih banyak ya, Sob.
      Semoga apa yang menjadi harapan kita itu terkabulkan. aamiin….

  19. yisha says:

    emangnya ada keluarga harmonis?

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Insya Allah ada, Mbak Yisha. Jika ada masalah atau konflik, itu wajar, tapi keluarga yang harmonis dapat menyelesaikan dengan baik.

  20. imoe says:

    Benar bgt, situasi menyenangkan menghasilkan sebuah yang indah

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Ini yang sering disebut sebagai “kondusif” itu ya, Sob.

  21. keke naima says:

    keluarga yg harmonis, bikin anak bahagia.. kl anak udah bahagia biasanya jiwa raganya sehat ya mas.. Anaknya jd cerdas juga šŸ™‚

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Nah, hubungan yang semacam inilah yang semoga bisa kita wujudkan dalam keluarga kita masing-masing ya, Mbak. Semoga anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

  22. RumahHerbal says:

    Terimakasih informasinya mas, memang ketika keadaan atau kondisi keluarga baik dan harmonis berdampak positif bagi kecerdasan anak. Semoga anak-anak dapat tumbuh dalam binaan yang baik dan menjadi seseorang yang membanggakan keluaraga.

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Sama-sama, Sob, makasih juga telah singgah kemari. Aamiin…