Berusaha untuk Meningkat dalam Beribadah

  1. Bagi yang belum shalat, berusahalah untuk meningkat menjadi muslim yang sebenarnya dengan shalat.
  2. Bagi yang sudah shalat, tapi masih ada yang bolong, berusahalah untuk meningkat dengan shalat lima waktu tanpa ada yang bolong lagi.
  3. Bagi yang sudah shalat lengkap, tapi belum berjamaah, berusahalah untuk meningkat dengan shalat berjamaah.
  4. Bagi yang sudah shalat berjamaah, tapi di rumah, berusahalah untuk meningkat dengan shalat berjamaah di masjid.
  5. Bagi yang sudah rajin shalat berjamaah di masjid, berusahalah untuk meningkat dengan menambah shalat sunnah lainnya, misalnya shalat rawatib, juga shalat tahajjud.
  6. Bagi yang sudah rajin shalat berjamaah di masjid, rajin pula shalat sunnah rawatib, juga shalat tahajjud, berusahalah untuk meningkat dengan menambah amalan sunnah lainnya, misal rajin puasa sunnah, juga rajin membaca al-Qur’an.
  7. Bagi yang sudah rajin shalat berjamaah di masjid, rajin pula shalat sunnah rawatib, rajin shalat tahajjud, rajin pula puasa sunnah, juga rajin membaca al-Qur’an, berusahalah untuk meningkat dengan menyadari bahwa semua yang kita lakukan masih belum ada apa-apanya di hadapan-Nya. Sehingga, jauh dari sifat sombong. Jauh dari merasa sudah baik.

Al-Faqir ila Rahmatillah,
Akhmad Muhaimin Azzet

Posted in Ibadah | Tagged , , | 22 Comments

Usaha Memenuhi Kebutuhan Keluarga

pengajian manten, pengantin, penganten, nikah, pernikahan, ustadz muhaimin azzet, kelurga bahagia, keluarga sakinahDalam rangka memenuhi kebutuhan keluarga, terutama yang bersifat lahiriah, atau lebih spesifik lagi adalah persoalan ekonomi, sudah semestinya kita perlu berusaha sebaik dan semaksimal mungkin. Segala usaha yang baik dapat kita lakukan, termasuk juga senantiasa berdoa kepada Allah Swt. dan tidak pernah sedikit pun kita berputus asa dari rahmat Allah ‘Azza wa Jalla.

Allah Swt. berfirman:

“…Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.” (QS. Yusuf [12]: 87). Continue reading

Posted in Keluarga | Tagged , , | 18 Comments

Kenangan Manis di Warung Burjo

Warung Burjo di Jogja, foto Akhmad Muhaimin AzzetDi Jogja banyak sekali warung burjo. Meski disebut warung burjo, bukan hanya bubur kacang ijo ketan hitam saja yang dijual, menu lain yang jadi andalan adalah indomie rebus atau goreng. Menu terakhir ini biasanya disebut “tante” bila tanpa telur dan “intel” bila plus telur.

Dulu sewaktu mahasiswa sering sekali saya ke warung burjo. Tempatnya persis di depan Pesantren Wahid Hasyim, Gaten; yang jual namanya Ridlo Wahyono, tempat satu angkatan, tapi beda fakultas di IAIN Sunan Kalijaga.

Biasanya sekitar jam sebelas malam saya ke warung burjo itu. Pilihan jam ini karena supaya tidak jauh dengan maghrib yang kadang saya berbuka hanya dengan air putih. Jadi, saya makan malam mie instan itu untuk berbuka puasa sekaligus sahur. Continue reading

Posted in Kuliner | Tagged , , | 32 Comments

Kopdar: Jalan-Jalan, Kuliner, dan Belajar Ngeblog

Sahabat tercinta di mana pun berada, kali ini saya akan menceritakan tentang kopdar saya dengan Pak Hariyanto Wijoyo, blogger Makassar, yang datang ke Jogja di bulan Maret kemarin.

Begitu mendapatkan kabar bahwa Pak Hariyanto telah mendarat di Jogja, malamnya saya bersama istri datang ke tempat Pak Hariyanto dan istrinya (Mbak Wieka Wintari) menginap. Ini adalah pertemuan pertama bagi kami. Obrolan hangat dengan penganan yang nikmat mengakrabkan kami di malam itu.

Sehari kemudian saya bersama Pak Hariyanto sengaja jalan-jalan ke Masjid Jami’ Baiturrahim yang berada di Sopalan, Maguwoharjo, Depok, Sleman. Continue reading

Posted in Kopdar | Tagged , , , , , | 32 Comments

TASUBA (Tahu Susu Bakso), Oleh-Oleh Istimewa dari Jogja

TASUBA, Tahu Susu Bakso yang nikmat dan bergizi.

TASUBA, Tahu Susu Bakso yang nikmat dan bergizi.

Assalamu’alaikum wr. wb.

Apabila Bpk/Ibu/Sahabat membutuhkan snack untuk keluarga, atau acara pengajian, arisan, syukuran, reuni, atau pertemuan lainnya, saya menjual TASUBA (Tahu Susu Bakso).

Tahunya terasa lembut karena dibuat dari kedelai pilihan dan diproses bersama susu sapi murni. Pengolahan atau pembuatan tahu yang dipadu dengan susu sapi murni yang masih segar inilah yang membuat Tasuba terasa lembut dan tentu saja bergizi.

Daging sapi untuk baksonya pun yang terpilih. Diolah secara sehat, bersih, dan berbahan halal. Continue reading

Posted in Kuliner | Tagged , , | 53 Comments