Muhasabah Keikhlasan

foto jepretan akhmad muhaimin azzetAllah Swt. berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memerhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. al-Hasyr [59]: 18)

Keikhlasan adalah hal yang sangat erat kaitannya dengan keselamatan hidup di akhirat kelak. Oleh karena itu, agar kita tidak menyesal di sebuah masa yang kita tidak mungkin untuk kembali dan memperbaiki diri, maka melakukan muhasabah pada setiap usai melakukan perbuatan adalah hal yang harus dilakukan. Apakah kebaikan yang telah dilakukannya sudah ikhlas karena Allah atau belum? Dari muhasabah yang dilakukan secara rutin itu akhirnya kita dapat memperbaiki diri. Continue reading

Posted in Hikmah | Tagged , , | 50 Comments

Langkah Mudah Menerbitkan Buku

di antara buku karya akhmad muhaimin azzetDalam tulisan saya sebelumnya yang berjudul Tips Mudah Menulis Buku: Menuangkan Ide Sederhana, ada komentar dari Mbak Mechta begini:

Trims tipsnya mas… mencerahkan.. 🙂 Kalau bisa ada tulisan lanjutan ttg langkah2 yg dilakukan dalam upaya mewujudkan sebuah buku ya mas…

Kemudian saya menjawab:

Sama-sama, Mbak Mechta, makasih juga atas kunjungannya. Ohya, semoga bisa ya, Mbak, di kesempatan yang lain.

Eee, Pakde Cholik nambah komentar begini:

besok mbuatnya, jangan ditunda-tunda, gak ilok

Maka, tak ada alasan bagi saya untuk tidak membuat tulisan sebagaimana permintan Mbak Mechta dan menundanya. Sungguh, saya takut gak ilok. Continue reading

Posted in Menulis | Tagged , , | 53 Comments

Tips Mudah Menulis Buku: Menuang Ide Sederhana

Menulis buku dan diterbitkan tentu menjadi cita-cita tidak sedikit dari para sahabat yang sudah jatuh cinta dengan dunia menulis. Namun, memulai untuk menulis buku, tidak jarang merupakan pekerjaan yang tidak mudah bagi sebagian sahabat.

Berangkat dari pengalaman menulis, tidak mudahnya untuk menulis buku biasanya kita sudah punya bayangan terlebih dahulu untuk menulis sesuatu yang hebat dan besar. Sehingga, pikiran kita hanya kesana-kemari untuk berpikir dan bertanya, “Menulis apa ya? Tentang ini sudah ada. Tentang itu, masak sih?” Dan seterusnya. Continue reading

Posted in Menulis | Tagged , , , , | 55 Comments

35 Pemenang Giveaway Senangnya Hatiku

tali asih buku yang siap dikirimkan

Tali asih buku yang siap dikirimkan

Alhamdulillah…, tibalah saatnya sekarang saya mengumumkan 35 sahabat yang menjadi pemenang Giveaway Senangnya Hatiku. Namun, sebelumnya saya perlu menjelaskan dua hal sebagai berikut.

Pertama, jumlah keseluruhan sahabat yang ikut giveaway ini sebanyak 75 peserta. Dan, jumlah pemenang dalam giveaway ini direncanakan 25, namun setelah saya menilai tulisan para sahabat bagus-bagus dan ada buku tambahan yang bagus juga bila dibagi, maka jumlah pemenang menjadi 35.

Kedua, urutan pemenang dari nomor 1, 2, 3, dst. bukan urutan yang terbaik, namun urutan pembagian buku yang saya perkirakan semoga pas untuk para sahabat. Jadi, 35 sahabat yang terpilih dalam pemenang GA ini semuanya bagus dan menginspirasi.

Berikut nama peserta dan hadiah buku sebagai tali asih: Continue reading

Posted in Kontes | Tagged , , , , | 128 Comments

Keharmonisan Keluarga dan Kecerdasan Anak

gembira bersama anak-anakKeadaan keluarga yang harmonis berbanding lurus dengan perkembangan kecerdasan anak. Apabila anak tumbuh dan berkembang dalam sebuah keluarga yang harmonis maka kecerdasannya pun dapat berkembang dengan baik pula. Sebaliknya, apabila anak tumbuh dan berkembang dalam keluarga yang tidak harmonis maka perkembangan kecerdasannya biasanya juga mengalami banyak masalah.

Keluarga yang harmonis tidak harus berasal dari keluarga yang kaya. Keluarga yang harmonis bukan tidak mungkin terwujud dari keluarga yang hidupnya sederhana. Namun, keluarga yang harmonis dibangun berdasarkan hubungan antar-anggota keluarga yang rukun, saling menyayangi, menghormati, dan membutuhkan. Itulah sendi-sendi utama dalam keluarga yang harus ada. Keluarga yang demikian bisa menjalin komunikasi antar-anggota keluarga dengan baik, hangat, dan akrab. Komunikasi yang baik adalah komunikasi yang seimbang atau tidak didominasi oleh satu pihak. Misalnya, ada saatnya anak mendengarkan apa disampaikan oleh orangtuanya dan ada saatnya orangtua mesti bisa mendengarkan apa yang disampaikan oleh sang anak. Continue reading

Posted in Pendidikan | Tagged , , , , , , | 44 Comments