Indahnya Hidup Setelah Menikah

bunga wijaya kusuma, foto akhmad muhaimin azzetMembangun kehidupan dalam berumah tangga adalah sesuatu yang sangat membahagiakan. Betapa tidak, sebelum menikah segala persoalan hidup mesti ditanggung sendiri, sedangkan ketika sudah berumah tangga segala persoalan itu dapat diselesaikan secara bersama. Sungguh, seberat apa pun persoalan, bila ditanggung bersama, akan terasa lebih ringan dan mudah untuk diselesaikan.

Betapa indahnya kehidupan setelah menikah itu. Pada saat shalat lail misalnya, biasanya harus sendirian menahan dinginnya malam, selanjutnya dapat dilaksanakan bersama istri tercinta dengan kemesraan yang hangat. Dan, seusai shalat lail bersama, suami istri dapat berdzikir bersama, lalu sama-sama berdoa memohon anugerah terindah kepada Allah Yang Maha Kuasa. Selanjutnya, sambil menunggu waktu shalat Shubuh, suami istri dapat mengaji bersama, atau bahkan boleh berpelukan mesra, yang sungguh semuanya berpahala. Continue reading

Posted in Menikah | Tagged , , , | 24 Comments

Diketahui Orang atau Tidak Tetap Ikhlas

Harus ikhlas, foto akhmad muhaimin azzetSeorang sahabat berkata kepada Rasulullah Saw., “Ya Rasulullah, seseorang melakukan amal (kebaikan) dengan dirahasiakan dan bila diketahui orang dia juga menyukainya (merasa senang).” Rasulullah Saw. bersabda, “Baginya dua pahala, yaitu pahala dirahasiakannya dan pahala terang-terangan.” (HR. Tirmidzi)

Ada kalanya seseorang menyembunyikan amalnya agar dapat ikhlas karena Allah semata. Hal ini diperbolehkan di dalam Islam. Namun, ketika seseorang beramal dan ternyata orang lain mengetahuinya sehingga menjadikan hatinya senang, hal ini pun tidak merusak amal seseorang selama ia beramal dengan ikhlas karena Allah Swt. semata. Bahkan, menurut Rasulullah Saw. baginya dua pahala. Continue reading

Posted in Hikmah | Tagged , , , | 56 Comments

Memahami Sosok Dajjal

senja, foto akhmad muhaimin azzetApabila informasi tentang Dajjal dipahami apa adanya sebagaimana zhahir hadits (pembahasan sebelumnya di sini), kita barangkali sudah bisa membayangkan bagaimana sosok Dajjal yang sesat dan menyesatkan itu. Tetapi, dalam risalah ini, tidak ada salahnya kita juga memahami tentang bagaimana sosok Dajjal dari pemaknaan yang berbeda.

Disampaikan oleh Nabi Saw. bahwa Dajjal adalah sosok yang buta mata sebelah kirinya. Ada yang memahami bahwa ini adalah kekuatan di akhir zaman yang mempengaruhi manusia untuk memandang sebelah mata terhadap kebenaran. Bahkan, mata buta itu dipahami sebagai buta terhadap agama. Lebih khusus lagi, ia buta atau menutup kebenaran yang ada dalam ajaran agama Islam. Continue reading

Posted in Zaman Akhir | Tagged , , | 30 Comments

Menjaga Diri Sebelum Menikah

menjaga cintaSeseorang yang secara usia sudah waktunya untuk menikah, namun merasa “belum siap” atau “belum mampu” untuk menikah, yang biasanya berkonotasi pada persoalan ekonomi, adalah alasan yang dapat dibenarkan menurut ajaran Islam. Dan, untuk menjaga atau meredam hawa nafsunya agar tidak terjerumus kepada cinta yang berlepotan dosa, maka ia mesti berpuasa sebagaimana yang diajarkan Nabi Saw.

Tetapi, bagaimanakah bila sebaliknya yang terjadi. Seorang muslim merasa belum mampu untuk menikah, tetapi ia justru tidak mau mengendalikan dirinya; yang salah satunya dengan jalan berpuasa. Beralasan belum mampu untuk menikah, tetapi hubungan yang dibangun dengan calon pasangannya sudah menjurus ke hubungan sebagaimana suami istri. Misalnya, berpelukan, berciuman, maupun ngamar berdua untuk melakukan hubungan badan. Bila kenyataan ini yang justru terjadi, sudah barang tentu sama sekali tidak dibenarkan dalam ajaran Islam. Orang yang demikian, belum tahu betapa indahnya cinta setelah menikah itu. Belum tahu betapa nikmatnya hubungan cinta di sebuah taman suci yang gerbangnya bernama pernikahan. Continue reading

Posted in Menikah | Tagged , , , | 63 Comments

Muhasabah Keikhlasan

foto jepretan akhmad muhaimin azzetAllah Swt. berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memerhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. al-Hasyr [59]: 18)

Keikhlasan adalah hal yang sangat erat kaitannya dengan keselamatan hidup di akhirat kelak. Oleh karena itu, agar kita tidak menyesal di sebuah masa yang kita tidak mungkin untuk kembali dan memperbaiki diri, maka melakukan muhasabah pada setiap usai melakukan perbuatan adalah hal yang harus dilakukan. Apakah kebaikan yang telah dilakukannya sudah ikhlas karena Allah atau belum? Dari muhasabah yang dilakukan secara rutin itu akhirnya kita dapat memperbaiki diri. Continue reading

Posted in Hikmah | Tagged , , | 50 Comments