Pacaran yang Islami?

bunga yang indah, foto akhmad muhaimin azzetSudah menemukan calon, usia sudah oke, tapi mengapa tidak bersegera menikah? Banyak alasan yang dapat diajukan, misalnya belum mempunyai pekerjaan yang layak, penghasilan belum seberapa, dan sebagainya. Sehingga, yang terjadi selanjutnya adalah hari-hari dirajut dan diisi dengan berpacaran. Bila ini sudah terjadi, siapakah yang dapat menghindarkan diri dari perbuatan dosa?

Memang ada sebagian orang yang berpendapat bahwa ada pacaran yang islami. Tetapi, izinkan saya bertanya, sesungguhnya berpacaran yang islami itu seperti apa? Mari kita membayangkan, bila dua insan telah saling jatuh cinta, ada kecenderungan kuat untuk selalu ingin bertemu dengan sang pujaan hati. Ada kerinduan yang senantiasa berdebaran di dalam dadanya. Ada gejolak yang siapakah dapat mengingkari. Continue reading

Posted in Menikah | Tagged , , , , | 33 Comments

Allah Pasti Mengetahui

pintu masuk masjid kampus ugm, foto akhmad muhaimin azzetAllah Swt. berfirman, “Katakanlah: ‘Jika kamu menyembunyikan apa yang ada dalam hatimu atau kamu melahirkannya, pasti Allah mengetahui.’ Allah mengetahui apa-apa yang ada di langit dan apa-apa yang ada di bumi. Dan Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.” (QS. Ali ‘Imran [3]: 29)

Allah Swt. adalah Dzat Yang Maha mengetahui, meskipun itu hanya tebersit dalam hati manusia. Sungguh, Allah Swt. juga Mahakuasa atas segala sesuatu. Di sinilah sesungguhnya kita harus senantiasa membangun kesadaran agar bisa beramal dengan ikhlas karena Allah Swt. Alangkah malunya kita apabila beramal yang, misalnya, kita katakan ikhlas karena Allah, namun sesungguhnya tersembunyi di dalam hati kita bahwa ternyata amal kita bukan karena Allah Swt. Continue reading

Posted in Hikmah | Tagged , , | 23 Comments

Kecerdasan Spiritual: Kecerdasan Tertinggi

Amel dan Nena sedang mengaji, foto Akhmad Muhaimin Azzet

Amel dan Nena (santri TPA Al-Muhtadin) sedang mengaji di rumah @muhaiminazzet

Menurut para ahli, ada banyak kecerdasan yang diberikan oleh Tuhan kepada manusia. Thorndike membagi kecerdasan itu ada tiga macam, yakni kecerdasan abstrak (kemampuan dalam memahami simbol matematis dan bahasa), keceradasan konkret (kemampuan dalam memahami objek yang nyata), dan kecerdasan sosial (kemampuan dalam memahami dan mengelola sebuah hubungan sosial).

Charles Handy membagi kecerdasan manusia menjadi tujuh macam, yakni kecerdasan logika (kemampuan dalam menalar dan menghitung), kecerdasan verbal (kemampuan dalam berkomunikasi), kecerdasan praktik (kemampuan dalam mempraktikkan ide yang ada dalam pikiran), kecerdasan musikal (kemampuan dalam merasakan/membuat nada dan irama), kecerdasan intrapersonal (kemampuan dalam memahami diri sendiri), kecerdasan interpersonal (kemampuan dalam memahami dan menjalin hubungan dengan orang lain), dan kecerdasan spasial (kemampuan dalam mengenali ruang atau dimensi). Continue reading

Posted in Pendidikan | Tagged , , , , , , , , | 50 Comments

Indahnya Hidup Setelah Menikah

bunga wijaya kusuma, foto akhmad muhaimin azzetMembangun kehidupan dalam berumah tangga adalah sesuatu yang sangat membahagiakan. Betapa tidak, sebelum menikah segala persoalan hidup mesti ditanggung sendiri, sedangkan ketika sudah berumah tangga segala persoalan itu dapat diselesaikan secara bersama. Sungguh, seberat apa pun persoalan, bila ditanggung bersama, akan terasa lebih ringan dan mudah untuk diselesaikan.

Betapa indahnya kehidupan setelah menikah itu. Pada saat shalat lail misalnya, biasanya harus sendirian menahan dinginnya malam, selanjutnya dapat dilaksanakan bersama istri tercinta dengan kemesraan yang hangat. Dan, seusai shalat lail bersama, suami istri dapat berdzikir bersama, lalu sama-sama berdoa memohon anugerah terindah kepada Allah Yang Maha Kuasa. Selanjutnya, sambil menunggu waktu shalat Shubuh, suami istri dapat mengaji bersama, atau bahkan boleh berpelukan mesra, yang sungguh semuanya berpahala. Continue reading

Posted in Menikah | Tagged , , , | 24 Comments

Diketahui Orang atau Tidak Tetap Ikhlas

Harus ikhlas, foto akhmad muhaimin azzetSeorang sahabat berkata kepada Rasulullah Saw., “Ya Rasulullah, seseorang melakukan amal (kebaikan) dengan dirahasiakan dan bila diketahui orang dia juga menyukainya (merasa senang).” Rasulullah Saw. bersabda, “Baginya dua pahala, yaitu pahala dirahasiakannya dan pahala terang-terangan.” (HR. Tirmidzi)

Ada kalanya seseorang menyembunyikan amalnya agar dapat ikhlas karena Allah semata. Hal ini diperbolehkan di dalam Islam. Namun, ketika seseorang beramal dan ternyata orang lain mengetahuinya sehingga menjadikan hatinya senang, hal ini pun tidak merusak amal seseorang selama ia beramal dengan ikhlas karena Allah Swt. semata. Bahkan, menurut Rasulullah Saw. baginya dua pahala. Continue reading

Posted in Hikmah | Tagged , , , | 56 Comments