Membaca Shalawat Nabi Saw.

Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf sedang memimpin pembacaan shalawat Nabi (foto: @muhaiminazzet)

Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf sedang memimpin pembacaan shalawat Nabi (foto: @muhaiminazzet)

Membaca shalawat untuk Nabi Muhammad Saw. adalah amalan yang mempunyai banyak keutamaan untuk dilakukan. Orang yang membaca shalawat atas Nabi Saw. satu kali saja—menurut beliau Saw.—akan mendapatkan balasan sepuluh kali. Itulah kenapa bagi orang yang menginginkan hidupnya mendapatkan banyak keberkahan dari Allah Swt., hendaknya memperbanyak shalawat untuk Nabi Saw.

Allah Swt. berfirman:

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. al-Ahzab [33]: 56) Continue reading

Posted in Hikmah | Tagged , , | 16 Comments

Diskusi Buku “Sang Patriot” di Jogja

Akhmad Muhaimin Azzet, buku Sang Patriot karya Mbak Irma Devita

Sang Patriot karya Mbak Irma Devita

Sebuah komunitas penghikmat sejarah, Djokjakarta 1945, mengadakan diskusi buku di Jogja. Buku yang didiskusikannya adalah “Sang Patriot” karya Mbak Irma Devita. Diselenggarakan di Hotel Raditia Graha pada Sabtu, 12 April 2014, pukul 15.00 WIB.

Saya mendapatkan informasi ini dari Mbak Zuhanna Priit Apikecil dan Mas Lozzakbar Bulan Sebelas beberapa hari sebelumnya. Tentu saja saya senang sekali. Apalagi, menurut informasi dari Sahabat Blogger Jember tersebut, akan datang beberapa sahabat dari Warung Blogger yang ada di Jogja.

Diiringi rintik gerimis saya tiba di lokasi pukul 14.50. Tentu saja acara belum dimulai. Setelah mengisi presensi, memotret banner, dan berbincang-bincang dengan ketua panitia penyelenggara, saya berencana ke mushala hotel untuk shalat ashar. Alhamdulillah, ketemu Mbak Phie Jatuasri, tak lama kemudian ketemu juga Mas Adam, lalu kita jamaah shalat ashar bertiga. Continue reading

Posted in Menulis | Tagged , , | 56 Comments

Thank God, I’m a Writer

Akhmad Muhaimin Azzet, Thank God, I'm a Writer, amazzetAlhamdulillaah…, pada postingan kali ini saya akan berbagi kepada pembaca bahwa saya sedang senang sekali. Mengapa? Karena saya mendapatkan atau dikasih kaos dengan cuma-cuma oleh Penerbit Indonesia Tera. Ini kaos bukan sembarang kaos, tapi kaos yang khusus diberikan kepada para penulis. Kabarnya, penerbit membuat kaos ini secara eksklusif, yakni hanya seratus buah. Tidak lebih.

Kaos ini bertuliskan: THANK GOD, I’M A WRITER. Ya, saya setuju sekali, menjadi penulis adalah hal yang harus disyukuri. Dengan menjadi penulis saya dapat berbagi kepada pembaca mengenai hal yang saya pikirkan maupun saya rasakan. Dalam banyak penelitian disebutkan bahwa orang yang bisa membagikan pikiran maupun perasaannya (termasuk dengan cara menulis) adalah bagian dari cara agar manusia tetap sehat, bahkan semakin sehat. Continue reading

Posted in Menulis | Tagged , , , , , | 30 Comments

Indahnya Beribadah di Tanah Suci; Catatan Kenangan Sekaligus Panduan

notes from meca, amazzetJudul : Notes from Mecca; Untaian Kenangan Seorang Muslimah Kala Menjadi Tamu Allah
Penulis : Mechta Deera
Penerbit : Sixmidad
Tebal : xii + 100 hlm.

Membaca Notes from Mecca ini, sungguh hati saya tak henti berdesiran. Betapa kerinduan terasa memenuhi ruang dada. Bagaimana tidak! Pada bagian pertama saja, penulis sudah membukanya dengan sebuah puisi yang sungguh mewakili hati ini. Continue reading

Posted in Menulis | Tagged , , , | 26 Comments

Deburan Ombak Waktu: Novel Hidayah Pembangun Jiwa

deburan ombak waktu, amazzetJudul : Deburan Ombak Waktu
Penulis : Astutiana Mudjono
Penerbit : Goresan Pena
Cetakan : I, 2013, 288 hlm.

Mengikuti perjalanan Diah dalam novel yang mengalir sekaligus tak jarang penuh kejutan ini bak mengais hikmah yang bercahaya. Sekelam apa pun masa lalu seseorang bila bertaubat dan berusaha untuk terus memperbaiki diri, meski banyak juga ujian dan cobaannya, maka kehidupannya akan diliputi dengan rahmat-Nya.

Inilah kesan pertama yang saya goreskan setelah membaca novel yang terdiri dari dua puluh satu bab ini. Ditulis dengan bahasa ringan dan segar sehingga kita tak perlu mengernyitkan dahi kala membacanya. Sebuah bacaan ringan, memang iya, tapi isi cerita yang disajikan penulis ternyata penuh pergolakan batin, konflik, pilihan tak mudah, dan tentu berakhir dengan bahagia. Continue reading

Posted in Menulis | Tagged , , | 31 Comments