Menyemai Cinta Agar Anak-Anak Senang ke Masjid

Membuat anak-anak senang ke masjid adalah bagian yang sangat penting dari upaya untuk membangun generasi yang shalih dan shalihah. Di masjid anak-anak dapat belajar mengaji al-Qur’an, belajar shalat (baik itu gerakan maupun bacaan) dengan baik, dasar-dasar penting dalam ilmu agama Islam, dan pembiasaan beraklak mulia melalui Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA).

Mengingat pentingnya hal ini, saya yang mendapat amanah untuk mengelola Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Al-Muhtadin, Yogyakarta, bersama teman-teman pengajar lainnya berusaha agar anak-anak senang ke masjid.

Di samping proses belajar mengajar secara rutin seminggu tiga kali, yakni Selasa, Rabu, dan Jum’at sore yang kami lakukan dengan konsep “Mengaji itu Menyenangkan”, kami juga melakukan beberapa kegiatan berikut agar anak-anak senang ke masjid.

Khataman Al-Qur’an

Khataman Al-Qur’an ini dilakukan setiap ada santri yang khatam membaca Al-Qur’an 30 juz. Khataman ini dilaksanakan meski yang khatam hanya seorang santri. Hal ini penting agar santri yang khatam merasa senang, juga para temannya yang belum jadi bersemangat. Pada acara khataman ini santri yang khatam memimpin teman-temannya membaca surat-surat akhir di juz 30, ditutup dengan doa khatmil Qur’an, lalu makan bersama meski sederhana.

1 Khataman Qur'an santri TPA Al-MUhtadin

Santri yang khatam memimpin membaca surat-surat akhir di juz 30.

1 Khataman Qur'an - santri TPA Al-MUhtadin lainnya menyimak

Santri menyimak sekaligus ikut membaca Al-Qur’an di acara khataman.

 

Mengundang Pendongeng

Agar santri mendapatkan selingan atau kesegaran dari cara belajar atau mengaji yang biasanya diampu oleh ustadz/ustadzahnya, secara berkala saya mengundang pendongeng profesional. Di antara pendongeng yang kami undang adalah sahabat saya yang juga seorang blogger, yakni Kak Adin.

4 Kak Adin mendongeng di TPA Al-Muhtadi

Kak Adin tampil memukau di hadapan santri TPA Al-Muhtadin.

4 Kak Adin foto bersama dengan santri seusai mendongeng

Kak Adin foto bersama santri TPA Al-Muhtadin seusai mendongeng.

 

Bermain ke Sungai

Bermain ke sungai atau bermain air tentu hal yang menyenangkan bagi anak-anak. Maka, di saat libur sekolah, sengaja kami mengisi kegiatan santri yang salah satunya dengan bermain ke sungai. Kebetulan lokasi masjid kami tidak jauh dari Kali Kuning yang berhulu ke Gunung Merapi; sungai tidak dalam dan airnya jernih. Anak-anak senang sekali dengan kegiatan ini.

3 Santri TPA Al-MUhtadin bermain ke sungai

Santri TPA Al-Muhtadin senang sekali saat bermain ke sungai.

 

Mendengarkan Santri Bercerita

Anak-anak senang sekali bila ia bercerita lalu didengarkan dan ditanggapi dengan baik. Itulah hal yang saya lakukan terhadap santri yang ingin bercerita di sela-sela mengaji. Di samping menambah keakraban, santri akan senang karena menjadi pribadi yang dihargai.

5 Mendengarkan santri bercerita

Mendengarkan santri yang sedang bercerita.

 

Membagikan Balon

“Siapa yang mau balon?” Tentu anak-anak akan kompak menjawab, “Sayaaa…!” Itulah yang kami lakukan di TPA Al-Muhtadin di kala-kala tertentu. Kebetulan kami mempunyai hubungan yang baik dengan salah satu perusahaan es krim yang suka membagikan balon. Dalam kegiatan ini tentu kami tidak mengeluarkan biaya, tapi anak-anak senang.

6 Membagikan balon kepada santri TPA Al-MUhtadin

Semua santri senang karena mendapatkan balon.

 

Berkunjung ke Rumah Santri

Ketika ada salah satu santri yang sakit, terkena musibah, atau bahkan santri putra dikhitan, kami melakukan kunjungan ke rumah santri tersebut. Hal ini penting untuk mengasah kecerdasan emosional dan sosial santri lainnya, juga demikianlah indahnya persaudaraan dalam Islam.

7 Santri TPA Al-MUhtadin berkunjung ke rumah santri

Berkunjung ke rumah santri yang sedang dikhitan.

 

Berkunjung ke Pesantren

Anak-anak perlu mengetahui juga bahwa di luar sana, ada anak-anak lain yang meninggalkan ayah dan ibunya untuk belajar agama Islam dan tinggal bersama di sebuah pesantren. Hal ini penting agar anak-anak mempunyai semangat dalam belajar berislam. Maka, kami sengaja mengisi salah kegiatan kami dengan berkunjung ke pesantren.

8 Santri TPA Al-MUhtadin berkunjung ke pesantren

Santri TPA Al-Muhtadin saat berkunjung ke Pesantren Raudhatul Muttaqin, Babadan, Sleman.

 

Mengadakan Lomba

Sebagai ajang mengasah bakat dan minat, kami sengaja mengadakan beberapa macam perlombaan. Biasanya dilakukan pada saat libur sekolah atau pada peringatan hari-hari besar Islam.

10 Santri TPA Al-MUhtadin lomba mewarnai

Santri mengikuti lomba mewarnai di lapangan.

10 Santri TPA Al-MUhtadin gembira saat lomba

Ekspresi kegembiraan santri pada saat mengikuti lomba.

 

Memberikan Hadiah

Agar anak-anak senang, kami sengaja memberikan hadiah kepada santri yang terpilih sebagai santri yang paling rajin datang ke masjid maupun yang menang dalam perlombaan. Hal ini penting agar santri yang bersangkutan senang dan membuat semangat santri yang lainnya.

9 Pemberian hadiah kepada santri yang rajin

Santriwan dan santriwati yang paling rajin datang ke masjid.

9 Pemberian hadiah kepada santri yang berprestasi

Santri yang berprestasi mendapatkan hadiah.

 

Bersepeda Bersama

Untuk menjalin keakraban dengan santri, kami juga mengadakan bersepeda bersama. Kegiatan ini biasanya kami lakukan bila sedang libur sekolah. Bersepeda di pagi hari tentu menyenangkan bagi anak-anak, menghirup kesegaran, melihat pemandangan, sekaligus meraih kesehatan.

11 Santri TPA Al-MUhtadin bersepeda bersama

Santri TPA Al-Muhtadin bergembira dalam bersepeda bersama.

 

Buka Puasa Sebulan Penuh

Berbuka puasa selama sebulan penuh adalah kegiatan rutin kami selama Ramadhan. Sebelum berbuka puasa, santri mengaji atau melakukan kegiatan lain yang telah dijadwalkan. Kegiatan diakhiri dengan takbir keliling pada malam Idul Fitri.

buka puasa bersama di masjid

Berbuka puasa di masjid selama sebulan penuh.

 

Bermalam di Masjid

Inilah salah satu kegiatan yang ditunggu-tunggu santri TPA Al-Muhtadin, yakni mabit atau bermalam di masjid. Kegiatan ini biasanya kami lakukan di bulan Ramadhan. Sungguh, di setiap kegiatan anak-anak menyatakan kegembiraannya karena bermalam di masjid adalah kenangan tersendiri. Kegiatan dalam mabit adalah shalat isya dan tarawih berjamaah, tadarus, malam kreativitas, tahajjud, shalat shubuh berjamaah, dan jalan pagi bersama.

12 Santri TPA Al-MUhtadin mabit di masjid

Kegiatan menghafal Qur’an dan tadarus pada saat mabit di masjid.

12 Santri TPA Al-MUhtadin jalan pagi acara mabit

Foto bersama di pinggir sawah pada acara jalan pagi di kegiatan mabit.

 

Memberikan Ruang Berkreasi

Kemampuan santri dalam berkreasi juga kami latih dan wadahi di samping kegiatan rutin mengaji. Dalam acara-acara tertentu santri akan menampilkan kreativitasnya.

13 Santri TPA Al-MUhtadin mengekspresikan kemampuannya menyanyi di panggung

Santri putra menampilkan kemampuannya menyanyi.

13 Santri TPA Al-MUhtadin menampilkan gerak dan lagu

Santri putri menampilkan kreativitasnya dalam gerak dan lagu.

 

Sarapan Bersama Saat Libur Sekolah

Salah satu kegiatan yang kami lakukan untuk mengisi liburan sekolah adalah sarapan pagi bersama. Dalam kegiatan ini biasanya santri putra diharapkan memakai sarung. Sebelum sarapan biasanya ada kegiatan shalat dhuha.

14 Santri TPA Al-MUhtadin makan bersama di kegiatan libur sekolah

Sarapan pagi bersama di masjid tentu menyenangkan bagi anak-anak.

14 Makan bersama setelah shalat dhuha

Seusai shalat dhuha, lalu sarapan pagi bersama.

Demikian di antara beberapa hal yang kami lakukan di TPA Al-Muhtadin agar anak-anak semakin senang ke masjid. Semoga ini bermanfaat bagi para sahabat maupun orangtua yang mempunyai kepedulian agar anak-anak tumbuh dan berkembang dengan menyenangkan menjadi putra-putri yang shalih dan shalihah.

Menyemai Cinta

Tulisan ini diikutsertakan untuk GA dalam rangka launching blog My Give Away Niken Kusumowardhani.

This entry was posted in Kontes and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

62 Responses to Menyemai Cinta Agar Anak-Anak Senang ke Masjid

  1. M. Syafi'i says:

    Indahnya Pak….

    Asli saya gk tau mau koment apa Pak Ustadz…
    Semoga generasi penerus berlandasan Taqwa…

    Semoga menjadi putra-putri yg membanggakan..

    Sukses kontesnya Pak Ustadz..

    Barokallo Fi umrik….

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Alhamdulillaah…, terima kasih atas kunjungan dan doanya, Mas Syafi’i. Semoga panjenengan juga senantiasa mendapatkan keberkahan dari Allah Ta’ala. Aamiin…

  2. cheila says:

    sayapun yang membacanya seperti ikut merasakan kegembiraan anak2 pak…kalau seandainya konsep ini juga dipakai oleh pengelola TPA yg ada di desa saya pasti sangat menarik….

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Iya, Bu Guru, prinsip yang coba kami terapkan adalah bagaimana anak-anak dapat belajar sekaligus berinteraksi dengan menyenangkan. Makasih banyak ya….

  3. Subhanallah, luar biasa sekali kegiatan-kegiatannya pak. Anak-anak itu begitu tersentuh kebutuhan rohani dan jasmaninya. Laah, kok saya merinding malah ya melihatnya. Bukan apa-apa, rasanya bahagia sekali melihat foto-foto diatas. Semoga semua itu tetap bisa dilakukan dan membawa keberkahan untuk anak-anak dan penyelenggaranya.

    Matur nuwun partisipasinya, sudah tercatat sebagai peserta.

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Subhanallah walhamdulillah…
      Terima kasih banyak nggih, Bu Niken, telah mencatat sebagai peserta. Terima kasih pula atas doanya untuk kami pengelola TPA Al-Muhtadin. Semoga keberkahan dari Allah Swt. senantiasa untuk Ibu sekeluarga.

  4. hana sugiharti says:

    Wah indah sekali semaian cintanya 😀

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Alhamdulillaah…, makasih banyak nggih, Mbak Hana Sugiharti.

  5. MasyaAllah….
    jika dekat dengan TPA Al-Muhtadin tentu dengan senang hati membantunya, semasa masih di remaja masjid kegiatan ini pernah saya lakukan, suatu kebahagiaan ketika adik2 kita bisa berprestasi khususnya dalam hal yang bernuansa Islami.

    Semoga Allah merahmati para ustadz/ustadzahnya dan menjadikan amal baiknya sebagai ladang amal di dunia. Aamiin

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Alhamdulillaah…, benar sekali, Pak Insan Robbani, bahagia sekali bila anak-anak berprestasi dan semakin shalih. Terima kasih banyak nggih, Pak, atas doanya; semoga panjenengan sekeluarga juga senantiasa mendapatkan rahmat dan berkah dari Allah Swt.

  6. Lidya says:

    Mengadakan lomba itu salah satu cara mengajak ana mengawali senang ke Masjid ya pak. anak-anak juga beberapa kali ikut lomba di masjid

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Iya, Mbak Lidya, lomba adalah salah satu cara agar anak-anak senang ke masjid. Terima kasih ya, Mbak, telah singgah kemari.

  7. Awan says:

    Rangkaian kegiatan di TPA nya Mas Azzet banyak bangat dan bervariasi, pasti anak-anaknya senang bangat… 🙂

    sungguh cara Menyemai Cinta yang Indah… 🙂

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Terima kasih banyak ya, Mas Awan, mohon doanya selalu agar anak-anak semakin senang ke masjid sehingga menjadi generasi yang berakhlak baik 🙂

  8. Subhanallah… semoga akan semakin banyak anak-anak yang mencintai masjid, ke depannya masjid akan terus semarak dengan berbagai kegiatan yang akan menambah keimanan, melihat foto-foto ini saya bisa ikut merasakan kegembiraan di sana pak 🙂

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Subhanallah walhamdulillah…
      Terima kasih banyak ya, Mbak Dewi Novianti, atas doanya. Aamiin ya Kariim…

  9. Mas Azzet selalu menjadi pendamping yang baik ya untuk para santri dan santriwati.

    Semoga segala keakraban dapat menjadikan hubungan semakin rukun ya Mas.

    Sukses selalu.

    Salam manis dari Jember ya Mas.

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Alhamdulillah…, ada Mas Imam Sujaswanto dari Jember neh… Makasih banyak ya, Mas, juga atas doanya. Semoga sukses juga untuk panjenengan. Allaahumma aamiin.

      Salam hangat dari Jogja.

  10. Ayahnieda says:

    Subhanalloh pak…. semoga banyak yang meniru apa yang bapak lakukan ini. Metode yang pak Ustadz jalankan tampaknya akan sangat efektif untuk memupuk rasa cinta generasi muda Islam untuk mencintai Mesjid..

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Subhanallah walhamdulillah…
      Terima kasih banyak ya, Mas, metode yang kami lakukan memang menitikberatkan pada kebersamaan, mendengarkan, juga kasih dan sayang. Semoga dengan demikian mereka semakin senang ke masjid. Aamiin ya Kariim…

  11. Mugniar says:

    Masya Allah … terharu sekali saya membacanya mas Azzet, juga bahagia. Pasti anak2 itu senang sekali dan kelak akan terkenang terus TPA-nya. BArakallah, semoga berkah untuk semuanya.
    Dan semoga menang 🙂

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Alhamdulillah…, terima kasih banyak ya, Mbak. Mohon doanya selalu agar kami juga istiqamah dalam rangka meraih ridha-Nya. Sekali lagi, syukran katsir ya, Mbak, juga atas doanya. Allaahumma aamiin….

  12. Mechta says:

    Alhamdulillah…semoga dengan cara2 ini santri makin banyak dan generasi muda harapan bangsa akan makin terasah kepribadiannya dalam iman & islam… Salut, Ustadz… dan semoga sukses di GA ini ya…

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Iya, Mbak Mechta, alhamdulillah…, makasih banyak atas doanya. Semoga sukses juga untuk panjenengan. Allaahumma aamiin…

  13. kak adin says:

    alhamdulillah bisa ikut menyemarakkan TPA al-muhtadin 🙂 Innama ya’muru masajidallah man ‘amana billahi wal yaumil akhir.
    Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian (QS. At Taubah 18)

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Alhamdulillaah…, tentu saya dan teman-teman di Al-Muhtadin senang sekali dengan berkenannya Kak Adin terlibat di kegiatan kami. Makasih banyak ya, Kak. Semoga kita termasuk orang-orang yang beriman.

  14. Idah Ceris says:

    TPA di Desa saya baru mau khotmil qur’an minggu besok, Pak.
    Senangnya menyemai cinta dengan anak2 TPA, ada kegiatan outdoor pula ya, Pak. 🙂

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Alhamdulillaah…, berarti dilaksanakan setiap jelang Ramadhan ya, Mbak 🙂 Melu seneng aku mendengarnya, Mbak.

  15. bunda lily says:

    Subhanallah………luar biasa sekali , begitu banyak kegiatan yang amat bermanfaat untuk anak2 di TPA , Pak Ustadz

    InsyaAllah , anak2 ini dimasa depan menjadi anak2 sholeh/sholehah yang cerdas fikir dan cerdas nurani.
    Semoga para pengajar di TPA selalu dalam ridho dan berkah Allah swt krn telah membimbing generasi penerus yg berlandaskan Islam, aamiin

    Selamat ya Pak Ustadz , semoga sukses di GA nya Bunda Niken 🙂

    salam

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Subhanallah walhamdulillah…
      Terima kasih banyak ya, Bunda Lily, atas kunjungan dan doanya. Sungguh, semangat Bunda juga menjadi inspirasi saya untuk terus berjuang agar bisa melakukan hal yang bermanfaat. Sekali lagi, makasih banyak ya, Bund.

  16. Kegiatan yang positive Pak, karena pada masa sekarang ini lebih sedikit orang yang mau atau pun berani untuk melakukan kegiatan seperti ini dilingkungan, dan memang hanya orang-orang yang menjadi pilihan yag selalu berani tampil untuk menggerakan acara seperti ini.

    Sukses selalu
    Salam wisata

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Terima kasih banyak ya, Sahabat Ejawantah Wisata. Semoga semakin banyak di antara kita yang mempunyai kepedulian untuk pendidikan anak-anak (bukan karena kepentingan bisnis), sehingga generasi mendatang adalah harapan kita bersama.

  17. Begitu indah membaca Posting Ustadz Azzet..jadi merinding dan terharu.
    Di daerah saya di Rembang Alhamdulillah budaya mengaji masih ada, namun dilakukan di surau atau langgar. Alhamdulillah sejak kecil saya sudah diajarkan untk selalu mengaji.
    InshaAlloh sampe sekarang saya istiqomah membacanya ba’da maghrib dan shubuh.
    Alhamdulillah saya diberi perassan oleh Alloh kaku tidak membaca sehari saja. perasaan hati gundah gulana Tadz.
    Oh..ya adik saya yang kecil Alhamdulillah sudah mulai membaca AlQur’an di pertengahan semester kemarin kelas 2 SD Tadz.
    Semoga Alloh memberikan selalu say istiqomah dalam tadarrus Qur’an. dan semoga Alloh memberikan kesehatan kepada Ustadz Azzet. Barokalloh

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Alhamdulillaah…, senang sekali saya membacanya, Mas. Semoga panjenengan, adik, saya, dan para sahabat semakin mempunyai kegembiraan untuk terus senang mengaji. Salam untuk adiknya ya. Dan, semoga doa kita dikabulkan oleh-Nya. Aamiin ya Kariim…

  18. wah mantep nieh pak..thanks sharingnya..buat bekal ngasuh kinan untuk senang mengaji dan ke masjid kelak
    sukses kontesnya

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Sama-sama, mama-nya Kinan, saya juga mengucapkan banyak terima kasih atas kunjungannya kemari. Semoga Kinan semakin suka mengaji dan ke masjid ya…

  19. umielaine says:

    subhanallah… tenang hati ini jika banyak sekali yang perduli spt ini. terus berjuang ya pak..
    salam untuk santri2 ciliknya. smoga senantiasa menjadi generasi bertaqwa

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Subhanallah walhamdulillah…
      Makasih banyak ya, Mbak Umielaine. Semoga panjengan juga senantiasa dalam taqwa. Allaahumma aamiin…

  20. Lusi says:

    Wah, keren banget. Patut dicontoh. Keterlibatanku dg masyarakat memang gak sebagus ini karena sering pindah & sekitarku banyak orang pensiunan, sepi 😀 Terima kasih sudah berkunjung ke blogku ya.

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Terima kasih banyak ya, Mbak Lusi. Kita saling mendoakan ya, agar karunia usia ini dapat kita manfaatkan dengan baik, termasuk dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar kita.

  21. Enny Mamito says:

    ikut senang membaca postingan ini..anak2 gembira mengikuti berbagai acara TPA.. smg senantiasa diberi rahmat oleh Allah Swt & menjadi putra putri yg sholeh & sholehah aamiinn…

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Sama-sama, Mbak Enny Mamito, saya juga senang atas kunjungan panjenengan kemari. Matur nuwun doanya nggih. Aamiin… ya Kariim.

  22. setuju…kegiatan ini menjadi pembelajaran yang baik..agar anak2 bisa memahami bahwa belajar agama bukan hanya di masjid saja…di tempat lain pun bisa…bahkan di alam terbuka juga kita belajar tentang agama, namun masjid tetaplah merupakan sentral pendidikan agama yang dianjurkan dalam Islam…dengan demikian anak2 lebih paham tentang agama dan diharapkan bisa lebih mencintai masjid ,,sebagai tempat beribadah dan tempat belajar…
    selamat berlomba,,semoga menjadi salah satu yang terbaik,,,keep happy blogging always…salam 🙂

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Iya, Pak Hariyanto, belajar agama bisa di mana saja, termasuk di alam terbuka. Namun, sentralnya tetap di masjid. Makasih banyak ya, Pak. Juga atas doanya. Semoga sukses juga untuk panjenengan. Aamiin…

      Salam hangat dari Jogja.

  23. markotob benerrrr mas!

  24. datang berkunjung….

    indahnya….
    aku dulu pernah beberapa kali membantu teman yang punya acara kurang lebih seperti ini, kalau ini di pengajian, dulu aku di kawasan doli. indah sekali ketika kita bisa bersama mereka, dekat dan membimbing mereka ke arah yang lebih baik…

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Silakan, Mas Ridwan Purnomo, tentu saya senang sekali atas kunjungannya ini. Makasih banyak nggih, Mas.

      Alhamdulillaah…, tentu senang sekali terlibat di kegiatan yang sperti itu ya, Mas. Apalagi di kawasan Doli. Tentu nilai perjuangannya lebih tinggi. Salam hangat dan semangat dari Jogja ya, Mas.

  25. Heri Purnomo says:

    Sungguh, saya gak bisa komen dan ngiri sama pak Ustadz. 🙂
    Alangkah indahnya dan gembiranya anak-anak mendapatkan pendidikan seperti ini.
    Semoga semangat dan kebaikan pak Ustadz menular kepada yang lain sehingga generasi yang sholeh dan sholihah, pintar dan cerdas dapat tumbuh subur di negeri ini.

    wassalam
    HP

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Alhamdulillah, mohon doanya ya, Mas, semoga ini semua dalam rangka mencari ridha Allah Ta’ala. Tidak yang lain. Sungguh, makasih banyak atas kunjungan dan doanya nggih. Semoga rahmat Allah senantiasa untuk panjenengan sekeluarga. Aamiin…

  26. Selamat, pak Azzet. Artikel ini termasuk sebagai pemenang GA Menyemai Cinta.
    http://forgiveaway.blogspot.com/2013/07/pemenang-ga-menyemai-cinta.html

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Alhamdulillaah…., makasih banyak nggih, Bu Niken Kusumowardhani, tentunya saya senang sekali mendapatkan kabar gembira ini. Dan, langsung neh ke lokasi… 🙂

  27. Kharis says:

    hidup anak santri sangat mengesankan, KEREN! Semoga puasanya lancar ampe bedug magrib, amien….

    mohon maaf lahir batin Pak Akhmad Muhaimin Azzet

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Iya, Mas Kharis, makasih banyak yaaa… Selamat menunaikan puasa dan berbagai ibadah lainnya. Semoga mendapatkan ridha Allah Swt.

  28. subhanallah kreatif banget mas azzet.
    jadi referensi nih buat kami yang di makassar.
    jazakallah

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Terima kasih banyak ya, Mas Dhymalk DhyTa. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Jazakallahu khairan.

  29. walidin_wall says:

    Benar benar luar biasa… melihat foto fotonya aja senangnya bukan main sebagai orang tua, apalagi jika anak bisa ikut.
    Terima kasih bos, semoga ini bisa buat inspirasi buat saya terhadap anak saya.

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Terima kasih banyak ya, Mas Walidin, semoga bermanfaat bagi kita bersama.

      • karim says:

        Subhanallah… semoga akan semakin banyak anak-anak yang mencintai masjid, ke depannya masjid akan terus semarak dengan berbagai kegiatan yang akan menambah keimanan, melihat foto-foto ini saya bisa ikut merasakan kegembiraan di sana pak 🙂

        • karim says:

          Subhanallah… semoga akan semakin banyak anak-anak yang mencintai masjid, ke depannya masjid akan terus semarak dengan berbagai kegiatan yang akan menambah keimanan, melihat foto-foto ini saya bisa ikut merasakan kegembiraan di sana pak masjidjenggrik@mail.com

          • Akhmad Muhaimin Azzet says:

            Subhanalloh walhamdulillah….
            Sungguh terima kasih banyak atas doanya ya, Mas Karim. Dengan demikian, semoga kita termasuk hamba yang memakmurkan masjid. Aamiin ya Kariim…

  30. David Aprilia Anwar says:

    Makasih P.ustdz udah berbagi tips. Moga saya bisa menerapkan.