Sudut Pandang & Kesehatan

Ustadz Akhmad Muhaimin Azzet

Mari hidup sehat dan bahagia.

Seseorang bebas untuk memilih sudut pandang lalu menilai bahwa air yang ada di sebuah gelas itu, “Alhamdulillaah, airnya masih separuh.” Atau, “Yaach, airnya cuma tinggal separuh.”

Ketika kedatangan tamu, “Rasanya senang didatangi tetangga, jadi lebih akrab.” Atau, “Mereka datang jadi repot semua.”

Saat kendaraan dipakai istri nyerempet pagar depan rumah, seorang suami bisa berkomentar, “Nggak papa, Sayang, yang penting kamu tidak kenapa-kenapa.” Atau, “Kamu belajar nyetir sudah lama, kan?! Masa gitu saja nyerempet.”

Dan, masih banyak contoh lainnya.

Setiap pilihan sudut pandang tentu ada konsekuensinya.

Pilihan pada sudut pandang yang pertama akan membawa pada kehidupan yang nyaman dan membahagiakan. Ini sungguh menyehatkan. Sedangkan pilihan sudut pandang yang kedua akan berakibat sebaliknya.

Kita bebas memilih sudut pandang yang mana.

Salam,
Akhmad Muhaimin Azzet

This entry was posted in Hikmah and tagged , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.