Allah Pasti Mengetahui

pintu masuk masjid kampus ugm, foto akhmad muhaimin azzetAllah Swt. berfirman, “Katakanlah: ‘Jika kamu menyembunyikan apa yang ada dalam hatimu atau kamu melahirkannya, pasti Allah mengetahui.’ Allah mengetahui apa-apa yang ada di langit dan apa-apa yang ada di bumi. Dan Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.” (QS. Ali ‘Imran [3]: 29)

Allah Swt. adalah Dzat Yang Maha mengetahui, meskipun itu hanya tebersit dalam hati manusia. Sungguh, Allah Swt. juga Mahakuasa atas segala sesuatu. Di sinilah sesungguhnya kita harus senantiasa membangun kesadaran agar bisa beramal dengan ikhlas karena Allah Swt. Alangkah malunya kita apabila beramal yang, misalnya, kita katakan ikhlas karena Allah, namun sesungguhnya tersembunyi di dalam hati kita bahwa ternyata amal kita bukan karena Allah Swt.

Dalam sebuah kesempatan, Rasulullah Saw. pernah bersabda, “Seandainya salah seorang di antara kamu melakukan suatu perbuatan di dalam gua yang tidak ada pintu dan lubangnya, maka amal itu tetap akan bisa keluar (tetap dicatat oleh Allah) menurut keadaannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Demikianlah. Dalam hal apa pun, sama sekali tak ada yang tersembunyi di hadapan Allah Swt.

Al-Faqir ila Rahmatillah,
Akhmad Muhaimin Azzet

This entry was posted in Hikmah and tagged , , . Bookmark the permalink.

23 Responses to Allah Pasti Mengetahui

  1. Anton says:

    Memang benar ya pak, beramal harus ikhlas karena Allah SWT, tapi memang bukan sesuatu yg mudah terutama bagiku…terkadang bahkan sering syetan membisikkan sesuatu ke dlm hati yg dpt menyebabkan kita menjadi kurang ikhlas…maturnuwun telah diingatkan.

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Oleh karena ikhlas bukan hal yang mudah, maka kita perlu terus-menerus melatihnya ya, Mas Anton. Sebab, eman temen (sayang sekali) jika kita beramal, tapi tidak ikhlas.

  2. Mechta says:

    Nggih…setuju, Mas… Keyakinan bahwa Allah Maha Mengetahui semestinya membangun kesadaran kita utk terus berhati-hati atas segala sesuatu termasuk niat kita ya… dan juga timbulnya rasa sumeleh..karena Gusti Allah mboten sare.. 🙂

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Dengan demikian, semoga kita terhindar dari perbuatan yang melanggar syariat-Nya ya, Mbak. Betapa meyedihkan bila tak mendapatkan ridha Allah Ta’ala. Sungguh, semoga kita senantiasa dalam rahmat-Nya.

  3. Beramal dengan ikhlas balasannya berlipat-lipat ya Pak… Tapi kadang2 berat kalau disuruh beramal dengan ikhlas :). Hikz

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Meski berat, kita perlu terus mengupayakannya ya, Mbak, agar kita tidak kecele nanti di akhirat kelak.

  4. Pakde Cholik says:

    Manusia kadang lupa bahwa ada yang mengawasi dan mendengar apa yang diucapkan, dilakukan dan apa-apa yang ada dalam hatinya.
    Terima kasih pencerahannya
    Salam hangat dari Surabaya

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Benar sekali, Pakde. Semoga kita termasuk orang yang sering ingat atau sadar bahwa betapa Allah Maha Mengetahui.

      Makasih banyak atas kunjungannya nggih, Pakde.
      Salam hangat dari Jogja.

  5. rina says:

    Di sinilah sesungguhnya kita harus senantiasa membangun kesadaran agar bisa beramal dengan ikhlas karena Allah Swt. >>>> lagi belajar terus niy pak….

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Iya, Mbak Rina, saya juga lagi belajar neh. Saling mendoakan ya…

  6. Lidya says:

    perbuatan baik yang dilakukan smebunyi-sembunyi Allah akan tetap mencatat amalnya ya pak

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Betul, Mbak, meski tidak orang yang tahu, Allah tetap Maha Mengetahui. Semoga kita tetap bisa ikhlas ya, Mbak Lidya.

  7. r10 says:

    perbuatan baik harus konsisten walau tak dilihat orang

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Sungguh saya sepakat itu. Semoga kita bisa ya, Sob.

  8. Semoga Allah Yg Maha Pemurah menutupi aib kita di dunia dan di akhirat.

    Dari Ibnu Umar; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

    إِنَّ اللَّهَ يُدْنِي المُؤْمِنَ، فَيَضَعُ عَلَيْهِ كَنَفَهُ وَيَسْتُرُهُ، فَيَقُولُ: أَتَعْرِفُ ذَنْبَ كَذَا، أَتَعْرِفُ ذَنْبَ كَذَا؟ فَيَقُولُ: نَعَمْ أَيْ رَبِّ، حَتَّى إِذَا قَرَّرَهُ بِذُنُوبِهِ، وَرَأَى فِي نَفْسِهِ أَنَّهُ هَلَكَ، قَالَ: سَتَرْتُهَا عَلَيْكَ فِي الدُّنْيَا، وَأَنَا أَغْفِرُهَا لَكَ اليَوْمَ، فَيُعْطَى كِتَابَ حَسَنَاتِهِ

    Sesungguhnya Allah mendekatkan seorang mu’min (kpd-Nya di hari kiamat) lalu meletakkan tirai-Nya dan menutupinya, kemudian berkata kpdnya: Apakah engkau mengetahui dosa ini? Apakah kau mengetahui dosa ini (yg tlh kau lakukan)?
    Maka ia menjawab: Iya wahai Tuhanku!
    Sampai ia mengakui segala dosanya, dan merasa pada dirinya bahwa ia akan binasa.
    Allah berkata kepadanya: Aku telah menutupinya untukmu di dunia (sehingga tdk ada org yg mengetahuinya), dan aku mengampuninya untukmu hari ini.
    Kemudian diberikan padanya buku catatan kebaikannya. [Sahih Bukhari dan Muslim]

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Sebuah kutipan hadits yang sangat bermanfaat. Sungguh, terima kasih banyak ya, Mas. Semoga dosa-dosa kita diampuni oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala…

  9. tulisan yang singkat namun penuh makna..

    wahua ma’akum aina maa kuntum..
    semoga kita selalu sadar ya Pak, bahwa Allah selalu mengawasi kita..

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Terima kasih banyak ya, Mbak, semoga bermanfaat bagi kita bersama. Terutama agar hidup kita dalam kesadaran untuk senantiasa berusaha berbuat baik dengan ikhlas.

  10. dinie says:

    sungguh, ikhlas itu ringaaaan di lidah, namun berat di langkah..

  11. iwan tidung says:

    Terkadang memang kita harus saling mengingatkan.
    Salam Pak.

    • Akhmad Muhaimin Azzet says:

      Benar sekali, Mas Iwan Tidung, bagi bagi kita untuk saling mengingatkan. Makasih banyak ya…

  12. We’re a bunch of volunteers and starting a new
    scheme in our community. Your site offered us with helpful information to work on.
    You have performed an impressive activity and our whole
    community shall be thankful to you.

    Feel free to surf to my web-site – carpet spot cleaner Victoria BC