Buku Bergizi bagi Sahabat yang Masih Sendiri

Buku Mengeja Sepi Menjaga Hati

Buku Mengeja Sepi Menjaga Hati

Judul Buku: Mengeja Sepi Menjaga Hati; Sebab Perihal Hati Dia yang Paling Mengerti
Penulis: Angga Prasetya
Penerbit: Tera Insani (imprint Indonesia Tera)
Tahun: Cetakan I, April 2017
Tebal: 200 hlm.
ISBN: 978-979-775-296-5

Inilah sebuah buku bergizi bagi sahabat yang masih sendiri. Baik itu sendiri karena masih menempuh studi, sendiri karena sudah berusaha tapi belum ketemu juga, sendiri karena prinsip tidak mau pacaran sebelum menikah, maupun sendiri karena putus dengan (atau diputus) kekasih hati.

Kenapa saya menyebutnya bergizi? Karena di dalam buku ini tersedia menu spesial yang penuh nutrisi bagi hati agar senantiasa semangat untuk meraih kebahagiaan hidup yang hakiki. Renungan-renungan yang makjleb sekaligus tips-tips memperbaiki diri dalam langkah-langkah menjemput suami/istri idaman hati.

Ditulis dengan bahasa yang ringan, tidak menggurui, khas anak muda, buku ini sungguh asyik dibaca oleh siapa saja, bahkan oleh yang sudah tidak sendiri. Karena persoalan menemukan cinta yang penuh pesona adalah kebutuhan bagi setiap jiwa yang mendamba bahagia.

Berikut beberapa kutipan dari buku Mas Angga, demikian penulis biasa dipanggil, yang ingin saya bagi untuk sahabat tercinta dalam postingan kali ini:

“Adakah yang lebih indah dari orang-orang yang Allah anugerahi rasa cinta dan rindu, ia menjaga dirinya dari berharap pada manusia dan berjanji untuk berharap pada Allah saja. Ia alihkan rasa cintanya untuk mencintai Tuhannya, nabinya, gurunya, kalam-Nya, sebelum mencintai yang lain? Semoga Allah beri cinta yang lebih tinggi. Cinta yang tak pernah mati.”

“Kenapa Allah memerintahkanmu untuk menjaga pandanganmu? Barangkali Allah lebih kehendaki pandangan yang menyejukkan ruhani daripada pandangan nisbi yang menjadi sebab gejolak di hati.”

“Cinta dan rindu, dua kombinasi sempurna yang tak bisa dipisahkan. Cinta selalu melahirkan rindu. Rindu tercipta untuk menguatkan cinta. Maka perhatikan pada siapa kamu merindu dan mencinta.”

“Kenapa sibuk mencari cinta dari manusia jika cinta dari Allah sudah ada di depan mata?”

“Jika hati sering kali merasakan kesepian, mungkin itu pertanda ada hati yang sedang rindu dengan sentuhan al-Qur’an.”

“Manusia mungkin datang dan pergi, tapi Allah tak akan pernah meninggalkanmu sendiri. Maka, perhatikan pada siapa kamu menyandarkan hati.”

Demikianlah. Beberapa kutipan di atas tentu akan semakin mengena di hati apabila dibaca dalam konteks pembahasan yang sedang didedah di setiap babnya.

Bagi sahabat yang ingin membeli buku agar lebih asyik dalam berbenah ini, silakan ke toko-toko buku terdekat. Atau, bisa menghubungi Instagram penerbitnya: @terainsani.

Akhirnya, semoga kita semua dapat menemukan, membangun, dan merasakan cinta yang sesungguhnya, yang tidak hanya di dunia, tapi juga berbahagia selamanya: di surga-Nya. Allaahumma aamiin

This entry was posted in Buku and tagged , , . Bookmark the permalink.

4 Responses to Buku Bergizi bagi Sahabat yang Masih Sendiri

  1. Meski sendiri, tapi kita tidak benar-benar sendiri karena Tuhan selalu berada di samping kita ya.

  2. Mugniar says:

    Memang bergizi bagi orang-orang yang menjaga dirinya dari kemudharatan.

  3. Berita Artis says:

    Dari covernya saja buku ini terlihat sangat menarik, apalagi isinya ya, pasti lebih menarik, hehehehe

  4. Masa muda saya dulu kurang bacaan bergizi seperti ini. Sehingga meskipun enggak pernah pacaran, tapi cinta sejati pada Allah juga tak seutuhnya saya dapatkan. Masa muda yang membingungkan 🙂
    Semoga buku ini dapat dibaca oleh lebih banyak anak muda, sehingga mereka mampu mengisi masa mudanya dengan lebih baik, dan mempersiapkan masa selanjutnya (berumah tangga) dengan lebih indah pula 🙂